Kegiatan PHRI Bali | Senin, 14 Agustus 2017

Pada puncak peringatan Hari Jadi ke- 59 Provinsi Bali yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Pramuka di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar, Senin, 14 Agustus 2017, mengajak seluruh komponen masyarakat menjadikan peringatan hari jadi sebagai momentum untuk mensyukuri dan memamhami perjalanan panjang Provinsi Bali dalam menghadapi dinamika sosial kemasyarakatan yang berkembang semakin kompleks.

Pada bagian ini, Bapak Gubernur Bali juga menyinggung tema peringatan HUT yaitu : “Melalui Semangat Hari Jadi ke- 59 Provinsi Bali, Kita Tuntaskan Bali Mandara Jilid II”. Menurutnya tema ini mengandung spririt bagi seluruh komponen masyarakat Bali untuk memantapkan komitmen dalam menyukseskan pembangunan daerah. Puncak peringatan Hari Jadi ke- 59 Provinsi Bali juga diwarnai dengan penyerahan sejumlah penghargaan antara lain Satya Lencana Karya Satya bagi 228 ASN Pemprov Bali yang telah mengabdi selama 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun.Pada momen yang sama diserahkan pula penghargaan Dharma Kusuma bagi seniman dan Widya Kusuma bagi tokoh pendidik. Peringatan ini juga diwarnai dengan pemecahan celengan oleh Gubernur Pastika, Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama, Wagub I Ketut Sudikerta, Kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali dan pengusaha Cahaya Wirawan Hadi. Aksi ini berhasil mengumpulkan donasi sejumlah Rp 207.443.350 yang akan disalurkan kepada masyarakat miskin dan lansia melalui sejumlah media dan Yayasan ANOM (Atas Nama Orang Miskin).  Selain itu Gubernur juga menyerahkan hadiah bagi pemenang berbagai lomba yang digelar serangkaian memperingati HUT ke- 59 Proinsi Bali.(*AF)

Kegiatan PHRI Bali | Sabtu, 12 Agustus 2017

Kemajuan sebuah destinasi pariwisata tidak akan pernah tercapai tanpa didukung sumber daya manusia yang handal dan kompeten. Menyadari hal tersebut, Badan Pengurus Daerah (BPD) Indonesia Housekeepers Association (IHKA) Bali secara berkesinambungan tiap tahunnya mengadakan pameran dan seminar. Kali ini IHKA kembali menggelar pameran dan seminar dengan tema ” Personal Branding ” di Sanur Paradise Plaza.Acara tahunan ini dihadiri semua anggota dari sejumlah daerah pariwisata di Indonesia. IHKA Bali sendiri merupakan sebuah organisasi profesi yang menghimpun semua Executive Housekeeper, Housekeeping Manager serta Assistant Executive Housekeeper dari hotel seluruh Bali, baik hotel berbintang, hotel melati maupun villa.

Seminar IHKA dibuka oleh Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati,seminar juga  menghadirkan pembicara dari ahlinya,dikenal luas di dunia perhotelan dan housekeeping, sehingga mempunyai nilai edukasi yang tinggi untuk meningkatkan wawasan para anggota.Program kerja IHKA tahun ini fokus mengimplementasikan Tri Hita Karana, berkontribusi, memberikan pelatihan kepada rekan – rekan yang dianggap junior, berbagi pengalaman tanpa bermaksud menggurui.Selain pameran dan seminar, pada kesempatan tersebut IHKA Bali juga memberikan tali kasih pada sejumlah veteran pejuang kemerdekaan dan penyandang divable. (*AF)

Kegiatan PHRI Bali | Rabu, 9 Agustus 2017

Sanur Village Festival ini berawal dari adanya keprihatinan atas dampak tragedi Bom Bali 2005 yang memporak porandakan sendi pariwisata Bali. Berawal dari hal tersebut, Yayasan Pembangunan Sanur memutuskan untuk bangkit dan mewartakan Sanur sebagai destinasi yang aman, nyaman, dan menarik untuk dikunjungi.Gagasan membuat festival yang bersinergi mewadahi dan memelihara kreativitas warga Sanur tak surut menjadi magnet yang sangat kuat, saling mengisi antara kreativitas dan gerak pariwisata di Sanur. Menyadari potensi pariwisata  berbasis masyarakat adalah dinamika yang harus terus diberikan ruang maka kreativitas masyarakat memerlukan kalangan dan khalayak pariwisata secara luas, baik lokal maupun Internasional. Untuk itu, Sanur Village festival hadir untuk menumbuh suburkan kreativitas warga Sanur.Ketika perjalanan SVF yang menginjak tahun ke- 12 , ketika NKRI didera oleh permasalahan isu identitas kemajemukan , untuk itu SVF pada kesempatan ini mengusung tema besar yaitu  : ” Bhineka Tunggal Ika”. Ditahun ini SVF bekerjasama dengan BRI akan berkomitmen bersama – sama untuk selalu mendukung semangat kebhinekaan, sehingga panitia berharap dari festival ini dapat menggaungkan dan membumikan kembali pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Pembukaan festival ditandai dengan menghunus keris yang dilakukan oleh Arif Yahya bersama Direktur Konsumer PT BRI (Persero) Tbk. Randi Anto, Wakil Wali Kota Denpasar I.G.N. Jaya Negara dan Ketua Umum BSVF XII/2017 Ida Bagus Gde Sidharta Putra. Pada pembukaan BSVF XII/2017 ini hadir pula Staf Ahli Kementerian UKM dan Koperasi RI Herman Kartajaya, Nyonya Bintang Puspayoga, Kapolda Bali, Ketua Umum PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya, Ketua PHRI Bali dan penglingsir Puri seluruh Bali. (*AF)

 

Kegiatan PHRI Bali | Jumat, 28 Juli 2017

Pengurus baru Dewan Pimpinan daerah Perhimupan Usaha TamanRekreasi Indonesia (PUTRI) Bali masa Bhakti 2017 – 2021 resmi dilantik di Gedung Ksiraarnawa, Art centre – Denpasar. Pelantikan pengurus PUTRI Bali juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali A.A. Gede Yuniartha Putra dan Ketua Umum DPP PUTRI A.J. Bambang Soetanto. PUTRI yang kini dipimpin oleh  I Gusti Agung Ayu Inda Trimafo Yudha ini bertekad melakukan pembenahan dan pembangunan kualitas Daya Tarik Wisata di Bali. Dengan komitmen tersebut, Pulau Dewata diharapkan mampu mempertahankan predikatnya sebagai destinasi terpopuler dunia. Daya tarik, atraksi dan kegiatan wisata lainnya, kita inginkan bisa lebih memiliki standar yang baik. Jadi kedepan PUTRI ingin melakukan kegiatan yang menstimulasi standarisasi itu.

Inda Trimafo Yudha berharap PUTRI bisa diperhitungkan dan dilibatkan dalam sertifikasi SDM yang berkecimpung dalam  dunia pariwisata, terlebih dalam usaha taman rekreasi . Ia mengaku sangat mengapresiasi keberadaan desa wisata se-Bali, puri, museum, peninggalan sejarah, taman rekreasi, wisata alam, atraksi budaya, shopping centre yang menjadi alasan wisatawan untuk datang ke Bali. Sementara itu Ketua GIPI mengatakan, PUTRI Bali merupakan salah satu dari 10 Stakeholder yang dinaungi oleh GIPI Bali. Pihaknya yang bersinergi dengan Badan Promosi Pariwisata daerah (BPPD) Bali yang akan terus berkolaborasi dengan PUTRI bali dan stakeholder lain demi meningkatkan kunjungan wisatawan ke seluruh pelosok Pulau Dewata.(*AF)

Kegiatan PHRI Bali | Senin, 31 Juli 2017

Penyerahan sertifikat Sistem Menejemen Pengamanan Hotel (SMPH)  diserahkan kepada 11 hotel yang telah lulus mengikuti kegiatan Verifikasi SMPH yang dilaksanakan oleh Polda Bali bergandengan dengan PHRI Bali. Indikator penilaiannya terdiri dari 200 poin yang terbagi dari kualitas SDM baik pihak keamanan,front office,dan back of the house.Sertifikat tersebut terdiri dari tiga kategori yakni : Platinum, Gold dan Silver. Diantara ke- 11 hotel tersebut, 2 diantaranyal menerima sertifikat Platinum. Sertifikat platinum diserahkan oleh Ketua PHRI Bali,  Intercontinental Bali Resort dan Ayodya Resort Bali adalah nama – nama hotel yang meraih peringkat Platinum. Selain itu, adapula Matahari Beach Resort & Spa, Mercure Bali Nusa Dua, Bvlgari Hotels  & Resort, Alila Villas Uluwatu menerima peringkat Gold sedangkan Sol Beach House Bali Benoa, Conrad Bali,Bali Tropic Resort & Spa  dan b Hotel Bali & Spa menerima peringkat Silver.

Dalam sambutannya, Ketua PHRI Bali menyampaikan bahwa SMPH ini tentu tidak hanya kepentingan pariwisata Bali, melainkan juga baik untuk kepentingan hotel itu sendiri dalam melakukan promosi. Kepengurusan sertifikat tersebut memang tidak diharuskan oleh pihaknya karena hal itu terkait dengan permasalahan promosi dan marketing dari hotel itu sendiri.Tetapi, khusus untuk hotel yang menerima tamu kenegaraan tentunya sertifikat keamanan sering dipertanyakan, apalagi Gubernur Bali menegaskan tamu – tamu VVIP selama berada di Bali harus berada di hotel yang memiliki sertifikat keamanan.Demi memudahkan pengawasan, pihaknya mengaku dengan sertifikasi ini ke depannya akan dibuatkan buku terkait hotel – hotel yang telah tersertifikasi sehingga bagi hotel yang tidak memiliki sertifikat SMPH akan merasakan kerugiannya. Kami mengharapkan ini akan menjadi motivasi atau dorongan hotel – hotel lainnya untuk ikut dalam sertifikasi ini. (*AF)

 


Beragam misi diemban PHRI sebagai organisasi yang memayungi anggotanya yang bergerak di bidang perhotelan, restoran, jasa boga serta lembaga pendidikan pariwisata, diantaranya mengembangkan potensi anggota, bimbingan, konsultasi, penggalangan kerjasama & solidaritas, memberikan perlindungan, promosi dalam & luar negeri, serta penelitian, perencanaan pengembangan usaha.


Peringatan Hari Jadi Ke- 59 Provinsi Bali

2017/08/16 - Kegiatan PHRI Bali | Senin, 14 Agustus 2017 Pada puncak peringatan Hari Jadi ke- 59 Provinsi Bali yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Pramuka... Lebih lanjut >

Seminar Dan Pameran Ihka Bali 2017

2017/08/16 - Kegiatan PHRI Bali | Sabtu, 12 Agustus 2017 Kemajuan sebuah destinasi pariwisata tidak akan pernah tercapai tanpa didukung sumber daya manusia yang... Lebih lanjut >

Pembukaan Sanur Village Festival Ke- 12 Tahun 2017

2017/08/14 - Kegiatan PHRI Bali | Rabu, 9 Agustus 2017 Sanur Village Festival ini berawal dari adanya keprihatinan atas dampak tragedi Bom Bali 2005 yang memporak... Lebih lanjut >

More news update>



Misi PHRI

Misi penting diemban PHRI sebagai organisasi yang memayungi anggotanya yang bergerak di bidang perhotelan, restoran, jasa boga serta lembaga pendidikan pariwisata, diantaranya mengembangkan potensi anggota, bimbingan, konsultasi, penggalangan kerjasama & solidaritas. Lebih lanjut >

Bagaimana menjadi anggota PHRI?

Setiap calon anggota yang ingin menjadi anggota wajib mengajukan permohonan & pernyataan tertulis berisi kesediaan mematuhi dan menjalankan AD dan ART serta pedoman-pedoman pokok organisasi lainnya, yang dikeluarkan oleh BPP, BPD atau BPC. Lebih lanjut >

PHRI Bekerja Untuk Anggota

Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Lokal. PHRI menaruh perhatian pada pengembangan sumber daya lokal dengan cara melaksanakan program-program pelatihan dengan institusi-institusi pendidikan dan penekanan pada transfer of skill dari tenaga-tenaga asing. Lebih lanjut >