Pembukaan Sanur Village Festival ke- 12 Tahun 2017

August 14, 2017

Kegiatan PHRI Bali | Rabu, 9 Agustus 2017

Sanur Village Festival ini berawal dari adanya keprihatinan atas dampak tragedi Bom Bali 2005 yang memporak porandakan sendi pariwisata Bali. Berawal dari hal tersebut, Yayasan Pembangunan Sanur memutuskan untuk bangkit dan mewartakan Sanur sebagai destinasi yang aman, nyaman, dan menarik untuk dikunjungi.Gagasan membuat festival yang bersinergi mewadahi dan memelihara kreativitas warga Sanur tak surut menjadi magnet yang sangat kuat, saling mengisi antara kreativitas dan gerak pariwisata di Sanur. Menyadari potensi pariwisata ¬†berbasis masyarakat adalah dinamika yang harus terus diberikan ruang maka kreativitas masyarakat memerlukan kalangan dan khalayak pariwisata secara luas, baik lokal maupun Internasional. Untuk itu, Sanur Village festival hadir untuk menumbuh suburkan kreativitas warga Sanur.Ketika perjalanan SVF yang menginjak tahun ke- 12 , ketika NKRI didera oleh permasalahan isu identitas kemajemukan , untuk itu SVF pada kesempatan ini mengusung tema besar yaitu ¬†: ” Bhineka Tunggal Ika”. Ditahun ini SVF bekerjasama dengan BRI akan berkomitmen bersama – sama untuk selalu mendukung semangat kebhinekaan, sehingga panitia berharap dari festival ini dapat menggaungkan dan membumikan kembali pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Pembukaan festival ditandai dengan menghunus keris yang dilakukan oleh Arif Yahya bersama Direktur Konsumer PT BRI (Persero) Tbk. Randi Anto, Wakil Wali Kota Denpasar I.G.N. Jaya Negara dan Ketua Umum BSVF XII/2017 Ida Bagus Gde Sidharta Putra. Pada pembukaan BSVF XII/2017 ini hadir pula Staf Ahli Kementerian UKM dan Koperasi RI Herman Kartajaya, Nyonya Bintang Puspayoga, Kapolda Bali, Ketua Umum PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya, Ketua PHRI Bali dan penglingsir Puri seluruh Bali. (*AF)