Bidang Kebudayaan dan Lingkungan
PHRI Bali percaya bahwa suksesnya industri pariwisata harus diimbangi dengan terpeliharanya kebudayaan dan lingkungan. Sukses atau tidaknya industri pariwisata tidak boleh hanya diukur dari jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Bali. Oleh karena itu tidak artinya, apabila kunjungan wisatawan sangat banyak, tetapi kebudayaan dan lingkungan Bali tidak dapat dilestarikan, apalagi dirusak oleh pembangunan pariwisata yang tidak terkendali. BPD PHRI Bali sudah menandatangi MOU dengan team Tri Hita Karana untuk mengantisipasi masalah ini.
Pendekatan dengan lembaga adat, Desa Pekraman, juga sudah dilaksanakan sehingga masalah-masalah “adat†di daerah akan bisa dibicarakan antar institusi untuk mendapatkan “win-win solutionâ€. Oleh karena itu dengan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh BPD PHRI Bali, maka setiap masalah yang dialami oleh anggota dan berkaitan dengan budaya, adat dan lingkungan, PHRI dapat menjadi mediator dan fasilitator.


