BERHARAP DARI BADAN PROMOSI PARIWISATA DAERAH (BPPD)

February 6, 2013

Denpasar 2013. Dengan dikeluarkannya SK Gubernur Bali No. 2.136/03-O/HK/2012 tentang unsur penentu kebijakan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Bali per 21 Desember menjadi titik terang terbentuknya BPPD Bali. Apa yang menjadi harapan pelaku pariwisata?

Bupati Gianyar yang juga Ketua PHRI Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, masyarakat dan pelaku pariwisata Bali menaruh harapan besar terbentuknya BPPD Bali. Pembentukan BPPD Bali yang diamanatkan dalam UU No. 10 tahun 2009 melalui jalan berliku. Ini dikarenakan pelaku pariwisata Bali mesti menunggu beberapa tahun unutk terbentuknya BPPD Bali.

Ia menjelaskan, pembentukan BPPD sangat berperan penting dalam mempromosikan pariwisata Bali. Sama halnya dengan GIPI, BPPD bisa dibentuk di tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota. GIPI dan BPPD masing-masing memiliki tugas dan fungsi yang berbeda. GIPI menangani permasalahan antar asosiasi pariwisata, BPPD murni untuk menangani masalah promosi. Pemerintah dan pelaku pariwisata Bali bisa sepenuhnya menggunakan BPPD sebagai wadah promosi.

Diakuinya, selama belum terbentuknya BPPD Bali, kegiatan promosi pariwisata masih dilakukan secara parsial. Pelaku pariwisata melakukan promosi sendiri-sendiri. Menurutnya, harapan pelaku pariwisata Bali dengan terbentuknya BPPD Bali, promosi pariwisata diharapkan bisa terintegrasi sehingga tujuan promosi menjadi tepat sasaran.

(Sumber: Bisnis Bali)